SEKOLAH KU SDIT

SDIT IQRA 2
.

DEWAN GURU SDIT IQRA 2

Photo Dewan Guru SDIT IQRA 2, bersama Ketua Yayasan Al Fida Dani Hamdani,

CLUB FUTSAL SDIT IQRA 2

Club Futsal SDIT IQRA 2, Calon pemain Handal Indonesia

SHOLAT BERJAMAAH SDIT IQRA 2

Tidak hanya dunia yang kita kejar, tapi anak-anak SDIT IQRA 2 selalu berimbang antara Dunia Dan Akhirat, dengan mengerjakan sholat berjamaah

MEMBACA AL QUR'AN DI MASJID JABAL UHUD

Demi memperdalam ilu Alquran, Anak-anak SDIT IQRA 2 membaca Al quran Bersama

MINUM SUSU BERSAMA

He,,,Guru-guru SDIT IQRA 2 lagi minum SUSU ZEE gratis

Tuesday, May 15, 2012

10 KESALAHAN DALAM MENDIDIK ANAK


Bila Anda berpikir apakah Anda adalah orang tua yang teladan ? Maka jawaban Anda, pasti tentu saja saya orang tua teladan bagi anak saya. Mana ada sih “Harimau yang memakan anaknya sendiri”, atau mungkin mana mungkin sih kita mencelakakan anak kita sendiri. Orang tua selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi putra-putrinya. Kenyataannya banyak orang tua yang melakukan kesalahan dalam mendidik putra-putrinya
Berikut ini adalah beberapa kesalahan yang mungkin Anda tidak sadari terjadi dalam mendidik anak Anda :


1. Kurang Pengawasan
Menurut Professor Robert Billingham, Human Development and Family Studies – Universitas Indiana, “Anak terlalu banyak bergaul dengan lingkungan semu diluar keluarga, dan itu adalah tragedi yang seharusnya diperhatikan oleh orang tua”. Nah sekarang tahu kan, bagaimana menyiasatinya, misalnya bila anak Anda berada di penitipan atau sekolah, usahakan mengunjunginya secara berkala dan tidak terencana. Bila pengawasan Anda jadi berkurang, solusinya carilah tempat penitipan lainnya. Jangan biarkan anak Anda berkelana sendirian. Anak Anda butuh perhatian.

2. Gagal Mendengarkan
Menurut psikolog Charles Fay, Ph.D. “Banyak orang tua terlalu lelah memberikan perhatian – cenderung mengabaikan apa yang anak mereka ungkapkan”, contohnya Aisyah pulang dengan mata yang lembam, umumnya orang tua lantas langsung menanggapi hal tersebut secara berlebihan, menduga-duga si anak terkena bola, atau berkelahi dengan temannya. Faktanya, orang tua tidak tahu apa yang terjadi hingga anak sendirilah yang menceritakannya.

3. Jarang Bertemu Muka
Menurut Billingham, orang tua seharusnya membiarkan anak melakukan kesalahan, biarkan anak belajar dari kesalahan agar tidak terulang kesalahan yang sama. Bantulah anak untuk mengatasi masalahnya sendiri, tetapi jangan mengambil keuntungan demi kepentingan Anda.

4. Terlalu Berlebihan
Menurut Judy Haire, “banyak orang tua menghabiskan 100 km per jam mengeringkan rambut, dari pada meluangkan 1 jam bersama anak mereka”. Anak perlu waktu sendiri untuk merasakan kebosanan, sebab hal itu akan memacu anak memunculkan kreatifitas tumbuh.

5. Bertengkar Dihadapan Anak
Menurut psikiater Sara B. Miller, Ph.D., perilaku yang paling berpengaruh merusak adalah “bertengkar” dihadapan anak. Saat orang tua bertengkar didepan anak mereka, khususnya anak lelaki, maka hasilnya adalah seorang calon pria dewasa yang tidak sensitif yang tidak dapat berhubungan dengan wanita secara sehat. Orang tua seharusnya menghangatkan diskusi diantara mereka, tanpa anak-anak disekitar mereka. Wajar saja bila orang tua berbeda pendapat tetapi usahakan tanpa amarah. Jangan ciptakan perasaan tidak aman dan ketakutan pada anak.

6. Tidak Konsisten
Anak perlu merasa bahwa orang tua mereka berperan. Jangan biarkan mereka memohon dan merengek menjadi senjata yang ampuh untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Orang tua harus tegas dan berwibawa dihadapan anak.

7. Mengabaikan Kata Hati
Menurut Lisa Balch, ibu dua orang anak, “lakukan saja sesuai dengan kata hatimu dan biarkan mengalir tanpa mengabaikan juga suara-suara disekitarnya yang melemahkan. Saya banyak belajar bahwa orang tua seharusnya mempunyai kepekaan yang tajam tentang sesuatu”.

8. Terlalu Banyak Nonton TV
Menurut Neilsen Media Research, anak-anak Amerika yang berusia 2-11 tahun menonton 3 jam dan 22 menit siaran TV sehari. Menonton televisi akan membuat anak malas belajar. Orang tua cenderung membiarkan anak berlama-lama didepan TV dibanding mengganggu aktifitas orang tua. Orang tua sangat tidak mungkin dapat memfilter masuknya iklan negatif yang tidak mendidik.

9. Segalanya Diukur Dengan Materi
Menurut Louis Hodgson, ibu 4 anak dan nenek 6 cucu, “anak sekarang mempunyai banyak benda untuk dikoleksi”. Tidaklah salah memanjakan anak dengan mainan dan liburan yang mewah. Tetapi yang seharusnya disadari adalah anak Anda membutuhkan quality time bersama orang tua mereka. Mereka cenderung ingin didengarkan dibandingkan diberi sesuatu dan diam.

10. Bersikap Berat Sebelah
Beberapa orang tua kadang lebih mendukung anak dan bersikap memihak anak sambil menjelekkan pasangannya didepan anak. Mereka akan hilang persepsi dan cenderung terpola untuk bersikap berat sebelah. Luangkan waktu bersama anak minimal 10 menit disela kesibukan Anda. Dan pastikan anak tahu saat bersama orang tua adalah waktu yang tidak dapat diinterupsi.








Kegiatan Senam Bersama dalam acara Promosi produk SUSU ZEE







Para Dewan Guru pun ikut Menikmati susu gratis yang diadakan oleh ZEE


PROFIL YAYSAN AL FIDA

PROFIL YAYASAN



1. Nama Yayasan                                : Al Fida Bengkulu

2. Alamat Yayasan                              : Jl Semeru No 22 Sawah Lebar Kota Bengkulu
  Telp . ( 0736 ) 349691

3. Ketua Yayasan                                : H. Dani Hamdani, M. Pd

4. SK Pendirian                                   : SK No 11 Tanggal 13 September 1991

5. Status Tanah                                   : Milik Yayasan
a. Surat Kepemilikan Tanah           : Hak Milik
b. Luas Tanah                                 : 2,5 Ha

6. Unit Kerja Yayasan Al Fida           :
a. TKIT Auladuna : Ka. Sekolah Fitriati dan
                                       jumlah siswa 354 orang
b. SDIT IQRA' I    : Ka. Sekolah Sutrisno, S.Pd. dan
                                      jumlah Siswa 637 orang
c. SDIT IQRA' II   : Ka. Sekolah Ngationo, S.Ag dan
                                       jumlah siswa 558 orang pada tingkat kelas 1-5
d. SMPI IQRA'      : Ka. Sekolah Apriadi Haryono, S. Pd dan
                                      jumlah siswa 436 orang
e. Asrama Yatim    : Ka. Asrama M. Al Ghozali, Lc. dan
                                      jumlah santri 28 orang

7.   Data Bangunan Kompleks Pendidikan Al Fida               :
  1. Dua Puluh Satu ruang kelas permanen dengan ukuran masing-masing kelas 6 x 7 meter penggunaan untuk Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) IQRA' 2
  2. Satu Ruang Tata Usaha
  3. Satu Ruang Guru dan kepala Sekolah
  4. Satu Masjid 
  5. Satu Asrama anak yatim piatu
  6. Satu Sarana air berupa kamar mandi dan WC putra/putri
Semua sarana tersebut digunakan untuk Sekolah Dasar Islam Terpadu IQRA 2.

8. Susunan Pengurus Yayasan
- Dewan Pembina              : Dede Kusyana, S. Pd
- Dewan Pengawas           : Hamdani Nasution, S. Pd
- Dewan Pengurus Harian :
º Ketua                           : H. Dani Hamdani, M. Pd
º Sekretaris                     : Ardizal, S. Sos
º Bendahara                   : Khohaning, SE
  1.  

Tuesday, May 8, 2012